AJARAN UNTUK KEHORMATANKU 1 “Leenaile, tugasmu kali ini adalah menemui pemimpin dari perusahaan K Mix yang baru.” “Baru? Perusaahan itu, ia bukan termasuk shadow economy , bukan?” “Ya, benar sekali. Tapi mereka adalah perusahaan yang sekarang sedang melambung tinggi semenjak dipimpin oleh anak dari pemilik yang dulu.” “Terus kenapa? Ayah, mereka bukan bagian dari golongan kita. Cara mereka dengan kita amat jauh berbeda.” Aku tidak habis pikir dengan tindakan Ayah. “sayang, kau harus tahu, bahwa perusahaan mereka telah menggeser posisi perusahaan kita. Keramik mereka dan barang – barang antik mereka luar biasa, sudah merajalela ...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Darah Mimpi Malam yang sepi. Aku lingkarkan selimut erat ke tubuh. Dingin menusuk hingga ke urat – urat. Perlahan, terdengar suara ciutan pintu terbuka. Aku tujukan pandangan pada pintu. Seorang perempuan sedang berdiri di sana. Gelap, sehimga aku sulit untuk mengetahui siapa sosok itu. Aku berdiri, melangkah ingin memastikan. “Aice, kaukah itu?” tanyaku sambil melangkah dengan kaki gemetar. Tak ada jawaban. Jarakku tinggal satu meter lagi darinya. Dia maju kearahku, kakiku langsung kaku. Cahaya bulan yang remang, sedikit dapat membantuku melihat wajah itu. Ah, ternyata Aice. Aku menghela napas, lega. Mungkin dia sedang iseng menakutiku. Aku tersenyum. Membuktikan bahwa aku tidak takut dengan keisengannya. “Apa yang membuatmu ketawa, Beni? Kematianmu?” Aice berkata dengan nada b...